Walaupun Di Kota Judi, Aparat Makau Tangkap 4 Orang Karena Dugaan Bisnis Judi Online – Ternyata tinggal di kota yang melegalkan taruhan tidak berarti semua orang bebas membuka bisnis tersebut hingga ke benua lainnya. Buktinya, sebuah sindikat yang mengelola taruhan online di perbatasan wilayah baru baru ini ditahan pihak berwajib, Diperkirakan untung yang telah didaptkan oleh sindikat ini mencapai belasan juta dollar. Bagaimana cerita lengkapnya?
– Sindikat Taruhan
Setidaknya empat orang yang menjadi tersangka penggelapan uang dengan kedok taruhan online di perbatasan Asia Tenggara diringkus oleh pihak berwajib. Mereka tertangkap saat berusaha kabur melalui jalur darat. Empat tersangka tersebut melalui proses interograsi yang kemudian memberi klu pada polisi untuk melakukan pencarian dan penggeledahan. Dua orang lainnya tertangkap di lokasi berbeda.

Menurut cerita pelaku, mereka adalah satu keluarga besar yang membentuk sindikat taruhan online yang berbasis di Makau dan juga China. Keluarga dekat yang lain pun turut ambil bagian dalam sindikat ini. Kepala sindikat yang bernama Zhuhai telah diringkus pada bulan Mei. Saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap anggota sindikat lain yang masih dalam pelarian.

– Bisnis Taruhan Illegal
Bisnis yang dijalankan oleh sindikat ini sudah aktif sejak tahun 2016. Kelihaian mereka untuk menutup jejak membuat usaha ini berjalan dengan lancar selama beberapa tahun terakhir. Hanya dalam waktu kurang dari 10 tahun, si pemilik perusahaan taruhan telah memiliki empat cabang di negara berbeda: Kambodia, Filipinia, Thailand dan negara lain di Asia Tenggara.

Hasil pembongkaran situs menguak bahwa pusat sindikat ini berada di Makau. Setidaknya ada 10 server yang menjadi cabang besar dan 40 situs yang menawarkan taruhan online. Bahkan banyak perusahaan yang dibentuk sindikat ini juga turut berpartisipasi membuat aplikasi taruhan online dan inovasi baru untuk memperluas situs http://104.145.231.244. Trik yang digunakan untuk mengelabui hukum adalah memakai jasa firma khusus.

– Kaitan Dengan Sindikat Kriminal Lainnya
Dengan jaringan luas yang berhasil dibentuk oleh sindikat ini, polisi mencurigai adanya hubungan khusus dengan kelompok criminal lain di Asia Tenggara. Kelompok inilah yang membuat berbagai macam pemalsuan dan menjaga agar identitas sindikat tidak bocor ke pihak manapun.

Hal ini kemudian memicu kemarahan public: Komisioner perusahaan besar di makau diminta untuk berhenti menerima Kerjasama dari sindikat hitam. Nantinya kelompok semacam ini hanya akan memanfaatkan nama besar kantor sebagai jaminan. Petinggi dari perusahaan tersebut pun segera mengeluarkan pernyataan bahwa mereka tidak terlibat dengan sindikat yang dimaksud.

Sebuah sindikat yang terdiri dari satu keluarga besar ditangkap pihak berwajib setelah berusaha melarikan diri ke perbatasan wilayah. Berdasarkan pengakuan tersangka, sindikat ini terbukti mengelola bisnis illegal yang juga terkait dengan berbagai sindikat criminal lainnya. Hasil keuntungan dari taruhan dipakai untuk membuat berbagai situs gelap yang menyerupai situs resmi Macau.